Cara Membuat Flowchart di Word

membuat flowchart di word – Pengaturan diagram alur terlihat sedikit aneh. Tapi tidak benar-benar. Jika Anda terbiasa membuat grafik selama presentasi, beginilah cara kerja flowchart.

Mengetahui cara membuat flowchart di Word sangat membantu. Apalagi jika Anda sedang membuat laporan. Penggunaan flowchart akan memudahkan pembaca untuk memahami urutan detail instruksi atau program.

Dengan flowchart ini, akan sangat mudah untuk memahami penjelasan tentang sesuatu. Karena diagram alur juga membawa keuntungan seperti materi yang akan lebih koheren dan lebih mudah untuk membaca alur, mereka tidak mengganggu interpretasi lain dan banyak lagi.

Baca juga: Cara Buat Quiz di Google Form

Agar lebih jelas mari kita praktekkan cara membuat flowchart di MS Word yang saat ini kita gunakan adalah Microsoft Word 2010. Jadi bisa langsung praktek.

Apa itu Flowchart?

Flowchart adalah bagan alir atau bagan dengan berbagai simbol. Ikon menunjukkan alur proses, urutan proses, atau langkah-langkah secara rinci.

Tidak diragukan lagi bahwa diagram alur sering digunakan untuk menjelaskan segala sesuatu mulai dari alur kerja dan algoritma pemrograman hingga prosedur operasi standar (SOP).

Cara Membuat Flowchart di Word

Buka Microsoft Word.
Klik menu Sisipkan.
Klik Bentuk > Kanvas Baru.
Klik menu Format.
Pilih ikon Flowchart > Sisipkan di Kanvas.
Terus ulangi langkah 5 sampai semua simbol diagram alur yang diperlukan tergambar di kanvas.
Masukkan teks dalam simbol diagram alur.
Kosongkan posisi bentuk flowchart.
Tambahkan garis aliran menggunakan Panah Garis.
Tambahkan kotak teks pada garis aliran yang diinginkan.
Atur Formatting of Shape, Flow Line, dan Build Panel agar flowchartnya terlihat bagus.

Ini adalah tutorial singkat tentang cara membuat flowchart di Microsoft Word. Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat membuat berbagai jenis flowchart sesuai dengan kebutuhan Anda.

Juga, pilihan simbol flowchart yang disediakan Word cukup besar dan dapat memenuhi kebutuhan untuk membuat berbagai jenis diagram alur.

Untuk penjelasan lebih detail dengan ilustrasi, Anda bisa mengikuti tutorial cara membuat flowchart pada dokumen Word di bawah ini.

1. Drawing Canvas

Langkah pertama dalam membuat flowchart adalah menyisipkan kanvas. Menggunakan kanvas memudahkan untuk menyisipkan simbol diagram alur yang berbeda.

Anda juga tidak perlu memindahkan posisi flowchart satu per satu. Cukup ubah lokasinya saja.

Dan juga, mudah untuk memperbesar atau memperkecil flowchart di Drawing Canvas. Anda baru saja mengatur ukuran kanvas. Berikut adalah serangkaian langkah untuk menyisipkan kanvas.

  • Klik menu Sisipkan
  • Lihat bagian ilustrasi grup
  • Klik tombol Bentuk. Anda akan menemukan berbagai jenis bentuk yang diperlukan.
  • Klik pada menu Kanvas. Kanvas Desain ada di bagian bawah gambar. Panel akan muncul sebagai persegi panjang.

2. Tambahkan simbol Flowchart

Ada banyak simbol flowchart yang tersedia. Mudah sekali menambahkan beberapa simbol di Drawing Canvas. Cara-caranya adalah sebagai berikut:

  • Buka menu “Insert”.
  • Lihat bagian Ilustrations.
  • Klik pada daftar Shapes.

Jika Anda menggunakan papan gambar, Anda dapat mengaktifkan menu alat gambar. Metode ini adalah sebagai berikut:

  • Klik menu Format.
  • Lihat bagian Sisipkan Bentuk.
  • Klik panah di menu Lainnya. Anda dapat melihat seluruh tampilan konten galeri.

 

  • Pilih simbol flowchart yang diinginkan dengan mengklik simbol tersebut.
  • Klik dan seret mouse ke area artboard untuk menyisipkan simbol diagram alur.
  • Ulangi langkah di atas untuk menambahkan lebih banyak ikon.

Contoh simbol flowchart yang diletakkan pada papan terlihat seperti pada gambar di bawah ini.

Baca juga:Biaya Iklan di Facebook Ads

3. Masukkan teks

Langkah selanjutnya adalah memasukkan teks ke dalam kode flowchart. Lihat bagaimana:

  • Klik ikon flowchartr.
  • Klik kanan pada shapes.
  • Pilih Tambahkan teks.

Memasukkan teks dalam diagram alur Posisikan pusat teks di dalam kotak teks baik secara vertikal maupun horizontal.

4. Sejajarkan posisi bentuk diagram alur

Langkah selanjutnya adalah menyelaraskan posisi bentuk flowchart. Untuk mengatur posisi bentuk agar sejajar, Anda dapat menggunakan dua metode:

  • Klik dan seret bentuk melintasi bentuk diagram alur. Cara ini sangat mudah. Aktifkan menu garis kisi untuk memandu posisi bentuk, seperti mengklik menu tampilan dan kemudian memeriksa garis kisi.
  • Menggunakan pengaturan otomatis, sejajarkan semua posisi pada gambar. Gunakan alat gambar untuk menyelaraskan posisi vertikal bentuk.

 

Triknya adalah mengunci semua bentuk flowchart dengan mouse Anda dan klik Align > Align Center. Jika semua objek bergeser ke kiri, pindahkan semuanya ke tengah lagi dengan mengklik, menahan, dan menyeret.

Sesuaikan ruang antara bentuk secara vertikal sehingga proporsional dan enak dipandang. Untuk memudahkan mengatur tata letak, aktifkan garis kisi dan artboard akan disetel ke no fill (transparan).

5. Tambahkan garis aliran

Jika menggunakan artboard, Anda dapat menggunakan flowline pada simbol flowchart. Garis arus akan tetap terhubung ketika posisi simbol berubah. Berikut ini cara menambahkan garis alur ke diagram alur.

  • Buka menu insert.
  • Klik satu atau beberapa bentuk yang diinginkan dalam grup insert shapes.
  • Gunakan titik koneksi atau lingkaran kecil pada flowline.
  • Klik kanan pada titik koneksi pada flowline.
  • Arahkan titik koneksi ke berbagai shapes untuk menghubungkan satu shapes ke shape lainnya.

Untuk membuat panah berputar, gunakan Elbow Arrow seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

6. Masukkan tanda

Untuk membuat diagram alur lebih terlihat, Anda dapat menyertakan label. Tag tersebut digunakan sebagai deskripsi pemilihan proses selanjutnya. Misalnya, label berisi keputusan “ya” atau “tidak” (ya atau tidak).

Berikut cara memasukkan label dalam diagram alur.

  • Klik menu Insert.
  • Klik Shapes di bagian Ilustrasi Grup.
  • Pilih objek TextBox yang tersedia di galeri.
  • Klik tombol dan seret mouse ke area kanvas untuk menyisipkan TextBox.
  • Ketik teks yang diinginkan di kotak teks.
  • Tambahkan format font dan ukuran teks.
  • Shapes Styles Bentuk Transparan
  • Salin dan Tempel (Copy and Paste) pada stiker untuk membuat yang lain.

 

7. Tambahkan pemformatan Shapes, garis alur, dan kanvas

Jika Anda ingin menambahkan koordinasi ke bentuk, garis alur, dan kanvas, ikuti langkah-langkah di bawah ini.

  • Klik shapes yang ingin Anda format.
  • Klik shapes styles untuk memilih format bentuk. Anda dapat memilih untuk shapes fill, shapes outline, atau change shapes.
  • Pilih format dari galeri Shape Styles untuk menghias kanvas. Gunakan Shape Fill, Shape Outline, atau Shape Effects untuk menambahkan warna, bentuk, dan efek.
  • Gunakan Diagram Gambar untuk menghias diagram alur .
  • Hapus Gridlines, klik menu view, lalu Unceklis Gridlines.

Contoh hasil akhir dari flowchart yang dimodifikasi agar terlihat seperti gambar di bawah ini.

 

Berikut turorial membuat Flowchart di Word dengan mudah. Kami harap Anda tidak akan kesulitan membuat flowchart. selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button