Teori pembelajaran connectionisme (trial & Error) yang dikemukakan thorndike menyatakan bahwa? proses stimulus bekerja dalam menghasilkan efek ke media massa. belajar hanya terjadi secara otomatis, maka keaktifan dan penentuan pribadi pun diabaikan. suatu kebutuhan atau keadaan terdesak oleh motif tujuan, maksud tertentu, harus dimiliki dalam seseorang yang sedang belajar. Dengan percobaan yang dilakukan secara berkelanjutan, maka perbuatan tersebut menjadi suatu kebiasaan dan semakin efisien untuk diterapkan. belajar didasarkan atas kemampuan kita menafsirkan peristiwa atau kejadian dalam suatu lingungan melalui tahapan Asimilasi, Akomodasi, Disquilibari, dan Equilibrasi. Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah: D. Dengan percobaan yang dilakukan secara berkelanjutan, maka perbuatan tersebut menjadi suatu kebiasaan dan semakin efisien untuk diterapkan..

  Teori pembelajaran connectionisme (trial & Error) yang dikemukakan thorndike menyatakan bahwa? proses stimulus bekerja dalam menghasilkan efek ke media massa. belajar hanya terjadi secara otomatis, maka keaktifan dan penentuan pribadi pun diabaikan. suatu kebutuhan atau keadaan terdesak oleh motif tujuan, maksud tertentu, harus dimiliki dalam seseorang yang sedang belajar. Dengan percobaan yang dilakukan secara berkelanjutan, maka perbuatan tersebut menjadi suatu kebiasaan dan semakin efisien untuk diterapkan. belajar didasarkan atas kemampuan kita menafsirkan peristiwa atau kejadian dalam suatu lingungan melalui tahapan Asimilasi, Akomodasi, Disquilibari, dan Equilibrasi.  Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah: D. Dengan percobaan yang dilakukan secara berkelanjutan, maka perbuatan tersebut menjadi suatu kebiasaan dan semakin efisien untuk diterapkan..

 

Teori pembelajaran connectionisme (trial & Error) yang dikemukakan thorndike menyatakan bahwa?

  1. proses stimulus bekerja dalam menghasilkan efek ke media massa.
  2. belajar hanya terjadi secara otomatis, maka keaktifan dan penentuan pribadi pun diabaikan.
  3. suatu kebutuhan atau keadaan terdesak oleh motif tujuan, maksud tertentu, harus dimiliki dalam seseorang yang sedang belajar.
  4. Dengan percobaan yang dilakukan secara berkelanjutan, maka perbuatan tersebut menjadi suatu kebiasaan dan semakin efisien untuk diterapkan.
  5. belajar didasarkan atas kemampuan kita menafsirkan peristiwa atau kejadian dalam suatu lingungan melalui tahapan Asimilasi, Akomodasi, Disquilibari, dan Equilibrasi.

Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah: D. Dengan percobaan yang dilakukan secara berkelanjutan, maka perbuatan tersebut menjadi suatu kebiasaan dan semakin efisien untuk diterapkan..

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button